Tuesday, 30 October 2018

PEMERINTAHAN ERA MAS JEKEK MENGENTASKAN KEMISKINAN

Selasa 30 Oktober 2018 ( penulis Agus Prasetya)

WONOGIRI- Ditemui saat acara penyerahan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH ) sebanyak 412 rumah,  di pendopo Kab.  Wonogiri, Selasa 30 Oktober  2018. Mas Jekek bupati Wonogiri,  mengatakan, " pemerintahannya merupakan pemerintahan yang terbuka,  kami tidak alergi dengan kritik yang membangun,  kami memberikan solusi  pengentasan kemiskinan dengan Panca Program Bupati Wonogiri.  Diantaranya sekolah gratis,  kesehatan gratis dan program RTLH yang dulu cuma 200 juta per tahun yang bersumber dari APBD kab.  Wonogiri,  di era Mas Jekek sekarang alokasi dana nya sebesar 6 M.  Dengan harapan RTLH di Kab.  Wonogiri dapat di tangani semuanya.  Dengan bajet per rumah 15 juta,  di harapkan buat kades,  perangkat desa dan masyarakat  juga membantu mengawasi, dan ber gotong royong agar bantuan RTLH dapat digunakan sesuai tepat sasaran " .
MAS JEKEK BERSAMA BAMBANG PACOL

Mas Jekek pun berencana setelah memberikan bantuan RTLH selesai,  akan kembali di lanjutkan dengan memberikan bantuan jaringan listrik ke rumah yang tidak layak huni . " Di Kab.  Wonogiri ada 2119 rumah yang belum punya jaringan listrik moga semua bisa di tangani secara bertahap, " lanjut kata Mas Jekek.
Selain RTLH,  juga di serahkan bantuan belanja tak terduga dari pemerintah provinsi Jateng  kepada 159 warga terkena bencana tanah longsor dan banjir tahun 2017, dan 1 unit mobil samsat keliling.
Pada kesempatan itu pula BPD Jateng ikut memberikan sumbangan 3 tampungan air,  buat daerah Wonogiri bagian selatan yang sering mengalami kekeringan.  Diantaranya di desa Pucung Eromoko,  desa Gambir Anom dan satu desa di Wilayah Tertomoyo.
Disingung soal penanganan kekeringan.  Mas Jekek pun memberikan solusi dengan membangun luweng atau danau buatan di Wonogiri bagian Selatan. Histroy Wonogiri selama 73 tahun kekeringan belum terselesaikan.  Di eranya setidaknya dengan di bangunya danau buatan di selatan Wonogiri bisa mengurangi kekeringan, dengan cara mencari sumber mata air di dukung tehnologi modern dan alokasi dana 10 M, di tahun 2018, tahun 2019 juga 10 M,  dan diharapkan pada tahun 2020 kekeringan di Wonogiri bagian selatan ter-selesaikan.
Harapan dan doa program-program yang di siapkan dapat berguna di masyarakat.  Mengentaskan kemiskinan Wonogiri dengan satu semangat "Sesarengan Mbangun Wonogiri".

Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive